Daerah

Jembatan Sungai Nibung Diresmikan, Infrastruktur 390 Meter Ini Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Kutai Timur

22
×

Jembatan Sungai Nibung Diresmikan, Infrastruktur 390 Meter Ini Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Kutai Timur

Sebarkan artikel ini

TimurKutai Timur, PotretRepublik.com – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, meresmikan Jembatan Sungai Nibung yang terletak di Kecamatan Kaubun, Desa Pelawan, Kabupaten Kutai Timur, Selasa (24/2/2026).

Jembatan sepanjang 390 meter tersebut menjadi penghubung utama antara Desa Kadungan Jaya di Kecamatan Kaubun dengan Kecamatan Karangan. Kehadirannya sekaligus membuka akses strategis di kawasan utara Kalimantan Timur yang selama ini menghadapi keterbatasan konektivitas.

Dalam sambutannya, Gubernur Rudy menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi menjadi instrumen penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Infrastruktur bukan hanya soal beton dan baja, tetapi tentang bagaimana kita menggerakkan kehidupan masyarakat. Dengan akses yang lebih mudah, distribusi barang dan jasa semakin lancar, biaya transportasi menurun, dan peluang ekonomi warga meningkat,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menjelaskan bahwa Jembatan Sungai Nibung dibangun dengan struktur rangka baja A90 dan jalan pendekat komposit baja A30. Total anggaran pembangunan jembatan mencapai Rp98,36 miliar.

Selain pembangunan jembatan utama, proyek ini juga mencakup jalan pendekat dari sisi Kadungan Jaya sepanjang 135 meter dengan nilai Rp42,57 miliar, serta dari sisi Pelawan sepanjang 500 meter dengan nilai kontrak Rp135,8 miliar.

Sebelum jembatan ini beroperasi, masyarakat harus melalui jalur alternatif yang lebih jauh dan terbatas, terutama saat musim hujan. Kini, dengan diresmikannya Jembatan Sungai Nibung, waktu tempuh antarwilayah dapat dipangkas secara signifikan.

Keberadaan infrastruktur ini diharapkan memberikan dampak langsung terhadap kelancaran aktivitas ekonomi, mobilitas warga, serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat di wilayah Kaubun dan Karangan.

Di sisi lain, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur dari Fraksi NasDem Komisi III yang membidangi infrastruktur, H. Arfan, turut menyampaikan apresiasinya atas rampungnya proyek tersebut.

Menurut H. Arfan, Jembatan Sungai Nibung merupakan infrastruktur strategis yang telah lama dinantikan masyarakat, tidak hanya di Kutai Timur tetapi juga wilayah yang berbatasan dengan Berau.

“Kami di Komisi III DPRD Kaltim mendukung penuh pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada masyarakat. Jembatan ini bukan hanya memperpendek jarak, tetapi juga membuka konektivitas ekonomi baru di wilayah utara Kutim,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap kualitas konstruksi serta perawatan jembatan agar dapat digunakan secara optimal dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Peresmian Jembatan Sungai Nibung menjadi simbol komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat pemerataan pembangunan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis konektivitas antarwilayah di Kalimantan Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *