KutaiTimur, PotretRepublik.Com— Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Timur menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Dalam forum tersebut, perwakilan anak melalui Forum Anak Kutai Timur turut menyampaikan sejumlah usulan pembangunan.
Kegiatan yang digelar di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur, Sangatta Utara, Selasa (7/4/2026) ini merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.
Musrenbang dibuka secara resmi oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, yang dalam arahannya menekankan pentingnya partisipasi seluruh elemen, termasuk anak, dalam proses perencanaan pembangunan.DP3A Kutai Timur hadir sebagai representasi perangkat daerah yang mendorong pemenuhan hak anak, sekaligus memfasilitasi keterlibatan Forum Anak dalam forum strategis tersebut.
Kegiatan musrembang yang berlangsung hingga siang hari membuka ruang dialog antara pemerintah, legislatif, dan pemangku kepentingan lainnya. Sejumlah anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, bersama unsur pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.
Keterlibatan berbagai pihak, termasuk perwakilan kecamatan, perbankan, mitra pembangunan, dan tokoh masyarakat, memperkuat komitmen kolaboratif dalam merumuskan arah pembangunan Kutai Timur ke depan.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara Musrenbang RKPD 2027 sebagai bentuk kesepakatan bersama atas hasil pembahasan yang telah dilakukan.
USULAN FORUM ANAK PADA MUSREMBANG KABUPATENKUTAI TIMUR TAHUN 2026
Pembangunan dan perbaikan taman bermain ramah anak.
Usulan ini sebelumnya telah kami sampaikan pada Musrenbang Kabupaten tahun lalu. Kami berharap pembangunan taman bermain dapat direalisasikan secara merata di setiap kecamatan dan desa, karena setiap anak memiliki hak yang sama untuk bermain dan mengembangkan bakatnya, di mana pun mereka tinggal.
Kami berharap taman bermain dilengkapi dengan alat permainan yang aman dan ramah anak, toilet ramah anak, fasilitas olahraga khusus anak yang tidak bercampur dengan orang dewasa, serta ruang ekspresi anak.
Selain itu, kami juga berharap setiap fasilitas umum dan ruang bermain anak memperhatikan kebutuhan anak disabilitas agar seluruh anak dapat mengakses fasilitas secara setara. Fasilitas tersebut diharapkan menyediakan: Toilet khusus disabilitas,Area parkir khusus disabilitas,Serta akses yang aman dan mudah digunakan oleh anak berkebutuhan khusus.
Dengan adanya fasilitas yang inklusif, tidak ada anak yang tertinggal, dan semua anak dapat bermain, belajar, serta bersosialisasi bersama tanpa hambatan.
Edukasi Kesehatan Remaja (Fisik dan Mental)Saat ini masih banyak anak yang terpengaruh pergaulan bebas, kasus bullying, serta kekerasan yang melibatkan anak. Permasalahan tersebut tentu memiliki latar belakang yang perlu ditangani melalui edukasi dan pendampingan yang tepat.
Oleh karena itu, kami memohon perhatian pemerintah agar program edukasi remaja dapat dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, karena Forum Anak tidak dapat bergerak sendiri tanpa dukungan pemerintah.
Kami juga ingin menyampaikan perhatian khusus terhadap anak disabilitas.
Anak disabilitas memiliki kebutuhan yang berbeda dengan anak pada umumnya, karena mereka memerlukan pendidikan inklusif, terapi rutin, serta pendampingan khusus untuk mendukung tumbuh kembangnya secara optimal. Namun, biaya pendidikan, terapi, dan layanan pendukung tersebut tergolong tinggi dan tidak semua keluarga memiliki kemampuan ekonomi yang cukup untuk memenuhinya.
Akibatnya, masih banyak anak disabilitas yang belum mendapatkan layanan yang seharusnya mereka terima. Oleh karena itu, kami berharap adanya peran aktif dan perhatian lebih dari pemerintah melalui dukungan program, bantuan layanan terapi, pendampingan pendidikan, serta penyediaan fasilitas ramah disabilitas yang mudah diakses.Kami berharap pemerintah dapat semakin memberikan perhatian terhadap anak disabilitas agar mereka memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan berpartisipasi di masyarakat. Karena setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan meraih masa depan yang baik.
Pengendalian Iklan Rokok di Ruang PublikKami menyoroti masih banyaknya iklan rokok yang tersebar di berbagai jalan di Kabupaten Kutai Timur.
Padahal, keberadaan iklan rokok merupakan salah satu indikator dalam penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA).Kami berharap pemerintah dapat melakukan pengendalian dan pembatasan iklan rokok di ruang publik guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan ramah anak.
Penyediaan sekretariat Forum Anak kecamatan dan desaKami memohon dukungan pemerintah dan OPD terkait agar tersedia sekretariat Forum Anak di setiap kecamatan dan desa
Forum Anak merupakan wadah partisipasi anak yang anggotanya adalah anak-anak, sehingga masih membutuhkan pembinaan, arahan, serta perhatian dari pemerintah setempat. Saat ini masih terdapat Forum Anak kecamatan/desa yang belum memiliki sekretariat.
Kami anak-anak merupakan aset bangsa. Pembangunan terkait anak memang tidak selalu terlihat hasilnya secara langsung seperti pembangunan fisik, namun memiliki dampak besar bagi masa depan.Jika Indonesia ingin mewujudkan Indonesia Emas 2045, maka generasi penerus harus dipersiapkan dengan baik. Hal tersebut tidak akan tercapai apabila hak-hak anak tidak terpenuhi dan tumbuh kembang anak tidak diperhatikan.
Kami bukan hanya objek pembangunan, tetapi juga bagian penting yang berhak untuk didengar dan dilibatkan secara nyata.Forum Anak menyampaikan aspirasi ini sebagai perwakilan anak-anak untuk menyuarakan hak dan kebutuhan mereka berdasarkan kondisi nyata yang dirasakan di lapangan.
Apabila terdapat usulan yang belum dapat direalisasikan, kami berharap pemerintah dapat memberikan konfirmasi dan penjelasan secara terbuka agar suara anak benar-benar dipertimbangkan dan ditindaklanjuti
sumber : Af












