Kutai Timur , PotretRepublik.Com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus memperkuat ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat miskin. Di tengah beragam program perlindungan sosial dari pemerintah pusat maupun daerah, akurasi data penerima dinilai menjadi kunci agar bantuan benar-benar diterima warga yang berhak.
Komitmen tersebut diwujudkan Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur melalui mekanisme verifikasi berlapis dengan melibatkan Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) hingga tingkat desa. Langkah ini dilakukan untuk mencegah tumpang tindih bantuan, menghindari penerima ganda, sekaligus memastikan masyarakat yang paling membutuhkan memperoleh haknya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur, Ernata Hadi Sujito, menjelaskan bahwa proses penentuan penerima bantuan tidak hanya mengandalkan data administrasi, tetapi juga hasil verifikasi langsung di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Sosial menggandeng berbagai unsur PSKS, mulai dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), hingga Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang tersebar di setiap desa. Mereka dinilai memiliki pemahaman paling baik terhadap kondisi masyarakat sehingga mampu menjaga validitas data penerima bantuan.
“Kami memastikan bantuan benar-benar diterima warga yang berhak. Karena itu kami melibatkan PSKS, mulai dari pendamping PKH, TKSK hingga PSM yang ada di setiap desa. Mereka yang paling tahu kondisi masyarakat di lapangan, sehingga bantuan bisa tepat sasaran dan tidak tumpang tindih,” ujar Ernata, Jumat (31/7/2026).
Selain menjadi perpanjangan tangan pemerintah di lapangan, para pendamping sosial juga bertugas melakukan verifikasi terhadap calon penerima bantuan. Proses tersebut bertujuan mengantisipasi munculnya penerima ganda maupun warga yang masih menerima bantuan meski sudah tidak lagi memenuhi kriteria.
Menurut Ernata, pembaruan data secara berkelanjutan menjadi kebutuhan penting mengingat kondisi sosial masyarakat dapat berubah sewaktu-waktu. Perubahan ekonomi keluarga, perpindahan domisili, hingga perubahan status kesejahteraan harus segera diakomodasi agar kebijakan yang diambil pemerintah tetap berbasis data yang akurat dan mutakhir.
Dengan sistem verifikasi yang melibatkan jaringan hingga tingkat desa, Dinas Sosial Kutai Timur optimistis penyaluran bantuan sosial dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.












